Jumat, 23 Desember 2011

Kata-Kata lucu

Batang Jengkol Daunnya Dikit Bangeeet,
Orang Miscol Tandanya Pelit Bangeeet.
Judul Pantun : Orang miscol makanannya jengkol

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
aq kangen banget ma km… 
tiap plg ke rmh ingat km…
tnpa km hdp aq berantakan…
pleasa, baliq ma aq…
aq mhon ma km..
krn aq bener2 butuh seorang…
PEMBANTU
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Orang Amerika kentut bilang, "EXCUSE ME". Orang Inggris kentut
bilang, "PARDON ME". Orang Singapore kentut bilang, "I'M SORRY". Kalo
Orang Indonesia kentut, pasti bilang, "NOT ME!! NOT ME!!"

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Aku merasa SIMPATI padamu, karena km ibarat MENTARI yang sinarnya membuat hatiku sebening XL, dan aku bisa BEBAS mencintaimu, sepu-AS hatiku, dan kamu pantas di acungi JEMPOL, karena dari segi fisik kamu adalah cowok yang sangat FLEXI-bel. Oleh sebab itu kamu menjadi FRENS-ku sampai saat ini, sayang!!
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
ada badai menghadang… 
gempa mengguncang…
halilintar menyambar…
tsunami menyerang…
sblm semuanya trlambat..
q mo bilang sesuatu ma kamu..
q mo bilang…
lari goblok…
malah baca sms
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Cara Awet Muda, yaitu :
1. Banyak minum air kelapa muda.
2. Minum jamu awet muda.
3. Makan "Daun Muda".
4. Punya "Istri Muda".

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
cinta itu buta,
buta itu gelap,
gelap itu hitam,
hitam itu monyet,
monyet itu yang baca sms ini. 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
" Dinyanyikan dengan nada balonku ada lima "
Sapiku ada lima
rupa-rupa warnanya
hitam putih kelabu
yang dua enggak tau

Sapiku hilang empat..aw..
hatiku sangat kacau
sapiku tinggal satu
mukanya kayak kamu


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
   
sayang…aq kangen ma kamu… 
ditelpon ga bisa..
sms ga bls..
hp ga aktif..
tp aq lega menemukanmu tersenyum di uang kertas Rp.500,-
kayaknya kamu sehat2 aja…hehehehe

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Wanita emank bikin bingung Bila kesalahannya diingatkankan,mukanya merah..bila di ajari mukanya merah,…bila di sanjung mukanya merah jika marah mukanya merah, kok sama semua ? bingung !! 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
“hari gini ga korupsi pajak? apa kata gayus tambunan??” 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jangan Acungkan Jari Tengahmu Klo Ga tau artinya.. 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
” buat apa cewek pake berpakaian cantik dan berdandan untuk menarik cowok? padahal cowok lebih suka cewek yang nggak pake apa-apa” 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Di dunia ini cuma ada 5 orang yang aku cintai, Ibuku, Ayahku, Saudara kandungku, Teman-temanku dan yang terakir adalah kau. kenapa kau kuletakkan pada urutan yang terakhir? karena aku ingin kau menjadi Cintaku yang terakhir dan tak ada cinta yang lain selain cinta terakhirku pada dirimu.” 
----------------------------------------------------------------------------------------------------------- 
selama janur kuning belum melengkung, aku akan tetap mengejar cintamu…tapi kalo udah melengkung, bakal aku setrika lagi biar lurus… 
----------------------------------------------------------------------------------------------------------- 
Pelanggan Yth. Masa aktif hidup anda akan segera habis, saldo dosa anda sudah melewati batas. Segera isi ulang iman anda di rumah ibadah terdekat sebelum nyawa anda di blokir. 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Compaq pernah berniat mengganti tulisan “Press Any Key” dengan “Press Enter Key” gara-gara pelanggan kesulitan mencari tombol “any 
----------------------------------------------------------------------------------------------------------- 
“Kelakuan Ibu Rumah Tangga: Pagi Menyuci Kain, menjelang Siang Menjemur kain.. Setelah Sore, Menyetrika Kain.. Kalo malem, Nggak pake kain..” 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hati – Hati memberi tanda koma (,) menurut kabar burung, temen ane sakit..menurut kabar, burung temen ane sakit.. 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
“bermimpilah setinggi langit..” Tapi kalau jatuh tanggung sendiri resikonya 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
” jangan pernah kau lepaskan genggaman tanganku,bukan karena aku sayang n mencintaimu tapi saya cuma takut ketinggian “ 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
” akan saya ingat sampe lupa “ 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Otw to the hell nih.. Ada yang mau ikut? 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dekat denganmu, aku keringetan. Jauh darimu, aku keingetan 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Andaikan Azis Gagap dan Sule turun di ganda putra final Piala Thomas… 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lelaki yang bagun siang adalah lelaki pemberani.. karena ketika dia membuka mata langsung menantang sang mentari
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya pacar boros uang, Ga punya pacar boros sabun 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Anda saat ini sedang membaca status pria dengan pesona yang memiliki daya tarik seperti magnet …….wanita yang bersuami dan memiliki pacar dilarang keras membaca status ini”
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Kenapa korban kecelakaan harus di larikan ke rumah sakit..? Bukannya orang yg lagi kesakitan itu sulit buat berlari..?”  
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kamis, 22 Desember 2011

Sejarah Banjarnegara, Asal Usul Sokanandi


Desa ini tidak jauh letaknya dari alun alun kota Banjarnegara. Kurang lebih 2 km jaraknya dari pusat kota. Desa ini bernama Sokanandi. Secara administrasi masuk kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara. Mendengar nama Sokanandi saya jadi teringat tentang sebuah artikel yang dimuat di majalah PATRA SMA Negeri 1 Banjarnegara pada edisi 2011. Disitu terdapat sebuah artikel yang diambil dari tugas penelitian sejarah kelas X tahun pelajaran 2009/2010 yang memuat tentang asal usul Sokanandi.

Kata Sokanandi berasal dari 2 kata, yaitu Soka yang merupakan nama sebuah pohon dan Nandi yang merupakan nama sebuah batu. Ada juga yang menyebutkan bahwa kata Soka berasal dari nama bunga, yang melambangkan bahwa kawasan ini akan mengharumkan atau meninggikan derajat bagi penghuninya. Sedangkan kata nandi berasal dari kata kandi atau biasa dikenal dengan karung yang berarti tempat.

Konon, kawasan ini sebelum dikenal dengan nama Sokanandi, lebih dikenal dengan kawasan Kranggan. Nama Sokanandi baru diabadikan sejak pemerintahan Bupati Banjarnegara yang ketiga, yaitu Bupati Sumitro. Nama kawasan ini diganti karena masayarakat sekitar menginginkan perubahan kearah yang lebih baik. Dengan cara mengganti nama Kranggan menjadi Sokanandi. Masyarakat mengibaratkan pohon Soka adalah pohon yang teduh dan berbunga sebagai do'a bahwa masyarakat Sokanandi menginginkan kawasan yang teduh serta dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi yang menempati. Sedangkan kata nandi yang berasal dari batu nandi mengibaratkan tempat yang kokoh dan tahan banting.

Masyarakat Sokanandi, Banjarnegara, mempercayai bahwa pohon Soka dan batu Nandi memiliki kekuatan gaib. Masyarakat mempercayai bahwa bagi yang bertapa di batu nandi akan memperoleh kekuatan kekuatan dari seekor monyet. Banyak yang mengatakan bahwa kera itu muncul setiap hari Kamis tepatnya malam jum'at. Konon juga, ketika kera muncul batu nandi akan mengeluarkan asap tebal. Namun seiring dengan masuknya pengaruh agama, masyarakat Sokanandi kini hanya menganggap itu sebagai sebuah dongeng atau cerita rakyat saja.

Banjarnegara sendiri memiliki banyak desa yang masing masing memiliki cerita atau dongeng yang berbeda. Semoga pada postingan selanjutnya saya bisa menambahkan cerita cerita lain di sekitar Banjarnegara yang bisa menambah wawasan kita. Dan tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada Redaksi Patra SMA Negeri 1 Banjarnegara sebagai sumber artikel ini. (PATRA Smansabara, 2011 hal. 43)

Wanadadi, Banjarnegara


Wanadadi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Daerah ini merupakan wilayah yang diapit 2 sungai besar yaitu Kali Pekacangan dan Kali Serayu. Kecamatan yang tepat berada di pinggiran Bendungan Sudirman ini dapat dicapai dari kotaKabupaten Banjarnegara dengan angkutan mikrobus jurusan Wanadadi-Banjarnegara. Ibu kota kecamatan terletak di Desa Wanadadi yang merupakan desa dengan wilayah terkecil.
Sebagian besar penduduknya menjadi pegawai pemerintahan, petani, pedagang, dan perantauan. Masyarakat Wanadadi sangat terkenal dengan keahliannya dalam bidang beladiri (tapak suci), muncul beberapa atlet nasional putra maupun putri.
Sebagian wilayah kecamatan Wanadadi terkena penggususuran untuk areal waduk Sudirman. setidaknya ada dua desa yang terkena penggusuran yaitu desa Wanakarsa dan Desa Siboja. Desa Wanakarsa mengalami penggusuran hampir separuh lebih wilayahnya, sedangkan desa Siboja seluruh wilayahnya tergenang air.
Penyanyi Ebiet G. Ade berasal dari daerah ini.

Sejarah Merden, Purwanegara, Banjarnegara


Raden Jiwa Yuda anak ketiga dari Raden Suta Wijaya yang dibawa kakeknya Panembahan Heru Cokro dari Pancamanis Daerah Nusakambangan.
Raden Jiwa Yuda jadi sangat terkenal dan merakyat. Keberadaanya di Kademangan Merden yang belum begitu lama sudah sangat diperhitungkan bahkan ditakuti dan disegani oleh orang-orang Ki Ageng Suta. Ketakutan itu bukan karena nama besar ayahnya Raden Sutawijaya tapi memang karena kelebihan yang dimilikinya. Beberapa kali orang Ki Ageng Suta mencoba kemampuannya tapi semua bisa dikalahkan dengan mudah.
Melihat kenyataan ini Ki Ageng Suta bertindak sangat hati-hati untuk mengambil sikap, apalagi dia semakin tua, masyarakat banyak sekali yang berpihak kepada Raden Jiwayuda yang sebenarnya memang ahli waris kademangan Merden. Diukur dari ilmu kanuragan dan bela dirinya, Ki Ageng Suta mengakui kehebatannya dan juga senjata yang dimilikinya yakni Pedang Siwarak dan Tombak Sibuntal.
Melihat kemampuan dan kehebatan Raden Jiwa Yuda maka Ki Ageng Suta mengutus orang kepercayaannya untuk menemui Raden Jiwa Yuda guna menyampaikan bahwa Ki Ageng Suta akan segera menyerahkan kekuasaan kademangan kepada Raden Jiwa Yuda dengan satu syarat Ki Ageng Suta dan keluarganya tidak diganggu dan diusik dengan masalah yang sudah terjadi.
Raden Jiwa Yuda menyanggupi selama ia mau bertobat dan tidak mengulangi perbuataan dholimnya. Ikrar pun telah disepakati bersama. Mulai saat itu Raden Jiwa Yuda memangku jabatan Demang Merden dan tidak lama kemudian Ki Ageng Suta meninggal dunia.Tak lama kemudian Perang Diponegoro berkobar Raden Jiwa Yuda pergi meninggalkan kademangan untuk memnuhi seruan jihad melawan penjajah Belanda.
Gemek merupakan burung piaraan yang paling populer di daerah Banyumas. Hampir setiap rumah memiliki burung Gemek (puyuh) ini, karena jenis burung yang palingmudah dipelihara dan manfaatnya cukup banyak. Kalau yang betina bisa bertelor setiap hari dan yang jantan disamping untuk cekekeran dengan suaranya yang nyaring seperti ayam alas, juga sering dimanfaatkan untuk aduan. Yang paling rame orang pelihara gemek saat itu untuk diadu, dari rakyat biasa sampai Bupati semua senang melihat atau mengadu gemek.
Saat itu gemek yang paling terkenal dan tak terkalahkan adalah Gemek Watu Gilig dari tlatah Kademangan Merden. Gemek Watu Gilig secara fisik memiliki bentuk yang sempurna atau memiliki katuranggan yang sangat baik seperti : 1. Kulitnya putih dengan ekor agak ngawet. 2. Kepalanya besar dan bulunya lebat. 3. Lehernya agak lemas dengan peregangan kerap (Kalung Tepung). 4. Cucuknya agak bujel. 5. Matanya bulat dan rata. 6. Pupunya mukang gasir (seperti kaki jangkrik hutan) dengan garis yang garing. Ciri-ciri Gemek Watugilig yang sering keluar : 1. Ules (bentuk bulu) lurik semu klawu (blirik agak ungu) ciri seperti ini orang mengatakan Rayung. 2. Kadang keluar dengan bulu wido hijau agak ungu, orang menyebutnya Jemethi. Sayangnya Gemek Watu Gilig tidak setiap saat keluar dan setiap orang bisa mendapatkannya. Konon Gemek ini peliharaan R. Sutawijaya dari pemberian kakek gurunya Panembahan Heru Cokro dari Panca manis Nusakambangan. Burung ini sengaja dilepas bebas dialas Watu Gilig dari arah kademangan sebelah utara kurang lebih satu kilometer. Watu Gilig saat itu merupakan padang ilalang ditengah-tengahnya mengalir sungai Karang Lo. Ditengah-tengah padang ilalang ada gundukan batu hitam yang rata kurang lebih 1,5 meter. Orang menyebutnya batu sembahyangan karena dulu di pakai R. Sutawijaya (Demang Merden) untuk melakukan ibadah sholat terutama kalau sedang menyendiri. Jarang ada orang yang berani ke daerah situ karena takut kesambet, setannya galak-galak (jahat). Di batu sembahyangan ini Gemek Watu Gilig sering terlihat bertengger di atas batu. Kehebatan Gemek Watu Gilig sudah tidak asing lagi dan selalu menjadi incaran para penggemar burung Gemek kabar ini pun jadi perhatian khusus Bupati Banyumas saat itu. Sampai akhirnya mengutus orang untuk memesan Gemek Watu Gilig. Setelah mengetahui maksud kedatangan utusan Bupati untuk memesan Gemek Watu Gilig, Ki Demang merasa berat hati karena Gemek Watu Gilig baru saja diberikan pada sahabatnya seorang Cina yang baru saja masuk Islam. Keberatan hatinya pun disampaikan pada utusan Bupati tersebut. Tapi sang duta memaksa untuk dicarikan yang lainnya saja karena kalau gagal ia akan kena marah Bupati. Namun Ki Demang tetap tidak mau berbohong pada siapapun apalagi pada Bupati. Utusan Bupati pun pulang dengan tangan hampa karena tidak bisa mendapatkan Gemek Watu Gilig. Untuk menutupi kekecewaan itu utusan mencari gemek pada penduduk yang kebetulan beternak gemek yang terbaik. Sesampainya di kabupaten, gemek ditaruh di kandang yang telah dipersiapkan. Begitu dimasukan ke kandang dan langsung berbunyi cekeker-cekeker dan sebentar-sebentar bunyi. Bupati pun senang melihatnya karena sehat, lincah dan jinak. Pada bulan berikutnya pertarungan gemek dimulai di alun-alun dengan peserta cukup banyak. Orang-orang banyak yang bertaruh kalau gemek sang Bupati akan menang karena baru didapatkan dari Kademangan Merden. Setelah sampai akhir ternyata gemek yang tak terkalahkan adalah milih Babah Asan seorang Cina dari Cirebon, Bupati merasa wirang (malu) karena gemek andalannya terkalahkan. Babah Asan sebagai pemenang diberi kehormatan untuk mampir di kabupaten. Sambil duduk dan ngobrol santai bupati memancing Abah Asan untuk menceritakan soal gemek miliknya dan asal muasalnya. Abah Asan pun cerita apa adanya. Mendengar cerita yang dibeberkan oleh Abah Asan, Bupati marah besar dan merasa tersinggung karena sudah dibohongi oleh Demang Merden. Pada hari berikutnya Bupati mengadakan paseban dan mengundang Demang Merden. Tanpa diberi kesempatan untuk menjelaskan duduk persoalannya bupati langsung memarahinya dengan mencaci maki, Demang Merden hanya terdiam sambil menahan emosinya. Dan akhirnya bupati menjatuhkan hukuman dengan pemberhentian dengan tidak hormat pada Citra Drana dari jabatan Ddemang Merden. Dan pemerintahan dinyatakan demisioner.Citra Drana pulang dengan hati yang massgul bukan karena jabatannya diambil tapi tidak diberi kesempatan padanya untuk menjelaskan persoalan tersebut. Dari beberapa sumber menjelaskan kenapa bupati begitu marah terhadap Demang Merden antara lain : Keluarga Kademangan Merden banyak yang mendukung pada pangeran-pangeran yang melakukan perlawanan pada penjajah seperti Demang Jiwa Yuda, KH. Musa keponakan Jiwa Yuda dll. Sering mengkritik kebijakan Bupati yang terlalu dekat dengan Belanda.Jadi masalah Gemek bukan persoalan pokok yang menjadikan kademangan dibekukan tapi ada kepentingan politik dibalik persoalan Gemek.

Awal Mula Banjarnegara


Dalam perang Diponegoro, R.Tumenggung Dipoyudo IV berjasa kepada pemerintah Mataram, sehingga di usulkan oleh Sri Susuhunan Pakubuwono VII untuk di tetapkan menjadi Bupati Banjar berdasarkan Resolutie Governeor General Buitenzorg tanggal 22 agustus 1831 nomor I, untuk mengisi jabatan Bupati Banjar yang telah dihapus statusnya yang berkedudukan di Banjarmangu dan dikenal dengan Banjarwatulembu. Usul tersebut disetujui.

Persoalan meluapnya Sungai Serayu menjadi kendala yang menyulitkan komunikasi dengan Kasunanan Surakarta. Kesulitan ini menjadi sangat dirasakan menjadi beban bagi bupati ketika beliau harus menghadiri Pasewakan Agung pada saat-saat tertentu di Kasultanan Surakarta. Untuk mengatasi masalah ini diputuskan untuk memindahkan ibukota kabupaten ke selatan Sungai Serayu.

Daerah Banjar (sekarang Kota Banjarnegara) menjadi pilihan untuk ditetapkan sebagai ibukota yang baru. Kondisi daerah yang baru ini merupakan persawahan yang luas dengan beberapa lereng yang curam. Di daerah persawahan (Banjar) inilah didirikan ibukota kabupaten (Negara) yang baru sehingga nama daerah ini menjadi Banjarnegara (Banjar : Sawah, Negara : Kota)

R. Tumenggung Dipoyuda menjabat Bupati sampai tahun 1846, kemudian diganti R. Adipati Dipodiningrat, tahun 1878 pensiun. Penggantinya diambil dari luar Kabupaten Banjarnegara. Gubermen (pemerintahan) mengangkat Mas Ngabehi Atmodipuro, patih Kabupaten Purworejo(Bangelan) I Gung Kalopaking di panjer (Kebumen) sebagai penggantinya dan bergelar Kanjeng Raden Tumenggung Jayanegara I. Beliau mendapat ganjaran pangkat “Adipati” dan tanda kehormatan “Bintang Mas”

Tahun 1896 beliau wafat diganti putranya Raden Mas Jayamisena, Wedana distrik Singomerto (Banjarnegara) dan bergelar Kanjeng Raden Tumenggung JayanegaraII. Dari pemerintahan Belanda Raden Tumenggung Jayanegara II mendapat anugrah pangkat “Adipati Aria” Payung emas Bintang emas besar, Officer Oranye. Pada tahun 1927 beliau berhenti, pensiun. Penggantinya putra beliau Raden Sumitro Kolopaking Purbonegoro, yang juga mendapat anugrah sebutan Tumenggung Aria, beliau keturunan kanjeng R. Adipati Dipadingrat, berarti kabupaten kembali kepada keturunan para penguasa terdahulu. Diantara para Bupati Banjarnegara, Arya Sumitro Kolopaking yang menghayati 3 jaman, yaitu jaman Hindia Belanda, Jepang dan RI, dan menghayati serta menangani langsung Gelora Revolusi Nasional (1945 – 1949).Dipadingrat, berarti kabupaten kembali kepada keturunan para penguasa terdahulu. Diantara para Bupati Banjarnegara, Arya Sumitro Kolopaking yang menghayati 3 jaman, yaitu jaman Hindia Belanda, Jepang dan RI, dan menghayati serta menangani langsung Gelora Revolusi Nasional (1945 – 1949).

Ia mengalami sebutan “Gusti Kanjeng Bupati”, lalu “Banjarnegara Ken Cho” dan berakhir “Bapak Bupati”. Selanjutnya yang menjadi Bupati setelah Raden Aria Sumitro Kolopaking Purbonegoro ialah :

  • R. Adipati Dipadiningrat (1846-1878)
  • Mas Ngabehi Atmodipuro (1878-1896)
  • Raden Mas Jayamisena (1896-1927)
  • Raden Sumitro Kolopaking Purbonegoro (1927-1949)
  • R. Sumitro (1949-1959)
  • R. Mas Soedjirno (1960-1967)
  • R. Soedibjo (1967-1973)
  • Drs. Soewadji (1973-1980)
  • Drs. H. Winarno Surya Adisubrata (1980-1986)
  • H. Endro Soewarjo (1986-1991)
  • Drs. H. Nurachmad (1991-2001)
  • Drs. H. Djasri, MM – Drs. Hadi Supeno. MSi(2001 – 2006)
  • Drs. H. Djasri, MM – Drs. Soehardjo (2006-2011) sebagai pasangan bupati – wakil bupati banjarnegara yang terpilih pertama kali melalui Pilkada langsung.

Geografi


Banjarnegara adalah salah satu Kabupaten di Jawa Tengah bagian barat dengan luas wilayah 106.970,99 Ha, terdiri dari 20 Kecamatan 273 Desa dan 5 Kelurahan. Jumlah Penduduk Kabupaten Banjarnegara terdiri dari Laki-laki : 430.670 Orang dan Wanita : 431.813 Orang. Terletak antara 7,12′ sampai 7,31′ Lintang Selatan dan 2,31′ sampai 30,8′ Bujur Timur. Lebih dari separuh wilayah kabupaten ini merupakan pegunungan. Secara umum Kabupaten Banjarnegara terbagi menjadi 3 zona :

Zona utara

Merupakan wilayah pegunungan yang lebih di kenal dengan pegunungan Kendeng Utara, rona alamnya bergunung berbukit, bergelombang dan curam. Potensi utamanya adalah sayur mayur, kentang, kobis, jamur, teh, jagung, kayu, getah pinus, sapi kereman,    kambing dan domba. Juga pariwisata dan tenaga listrik panas bumi di dataran tinggi Dieng.

Zone Tengah

Merupakan dataran lembah sungai Serayu. Rona alamnya relatif datar dan subur. Potensi utamanya adalah padi, palawija, buah buahan, ikan, home industri, PLTA Mrica, keramik dan anyam-anyaman bambu.

Zona Selatan

Merupakan pegunungan kapur dengan nama pegunungan Serayu Selatan. Rona alamnya bergunung, bergelombang dan curam. Potensi utamanya adalah ketela pohon, gula kelapa, bamboo. getah pinus, damar dan bahan mineral meliputi : marmer, pasir kwarsa, feld spart, asbes, andesit, pasir dan kerikil. Buah-buahan : duku, manggis, durian, rambutan, pisang dan jambu. Sungai Serayu mengalir menuju ke timur, serta anak-anak sungainya termasuk Kali Tulis, Kali Merawu, Kali Pekacangan, Kali Gintung dan Kali Sapi. Sungai tersebut dimanfaatkan sebagai sumber irigasi pertanian.

Sumber : Disini

Sasuke Vs Naruto

Sanji Vs Zorro

Follower

Tanggalan

JAM

Team Kakashi